Assalamualikum Wr Wb.
Berjumpa lagi di blog saya kali ini tengtang tugas akhir makalah Call For Paper MK Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif yang bertemakan "Kehidupan Pak Den Si Penjual Racun tikus Sepeda Palembang".
Kali ini ssaya akan membahas tentang judul yang saya ajukan pada saat untuk melakukan penelitian, nah beberap judul yang saya ajukan ada 4 loh :
1. Strategi Komunikasi Pemasaran Penjualan Kamar Hotel Beskip Palembang
2. Kehidupan Pak Den Si Penjual Racun Tikus Sepeda Palembang
3. Progres Lanjutan Revitalisasi Sungai Sekanak Lambidaro Palembang
4. Analisis Youtuber Asal Kota Palembang Alan Budiman Dalam Konten Youtubenya
Akhirnya di pilih oleh dosen Ibu Sumarni Bayu Anita, S.Sos, M.A dengan judul penelitian Kehidupan Pak Den Si Penjual Racun Tikus Palembang. Begitu sangat antusias sekali dengan judul yang di pilih karena akan meneliti kehidupan seseorang yang memperjuangkan hidupnya untuk keluarga.
Tujuan dari penenlitian ini mempelajari bagaiamana cara kehidupan seorang keluarga yang begitu sangat mencintai pekerjaan nya dan begitu menikmati apa yang di kerjakan dengan ikhlas, dari sini bisa merasakan kehidupan yang selalu di syukuri baik susah maupun senang. Begitupun bagaimana cara penjualan si Pak Den dalam menjual racun tikus di era yang sudah begitu modern ini.
Dengan menyelesaikan tugas penelitian ini membutuhkan berbagai macam sumber dan beberapa pustaka yang di dapat, dengan adanya wawancara dengan narasumber unttuk menceritakan kehidupan Pak Dencik yang biasa di sapa Pak Den ini.
Dalam
penelitian ini akan mengkaji kehidupan seorang penjual racun tikus, tentunya
warga kota Palembang sudah tidak asing
lagi dengan bapak yang satu ini, yah siapa yang tidak kenal si penjual racun
tikus pembasmi hama rumah tangga yang nyentrik dan berjualan dengan cara yang
tidak biasa dia adalah Pak Dencik seorang
penjual gracun tikus keliling. Yang bisa di bilang penjual racun tikus keliling
pertama dan satu-satunya di kota Palembang.
Selain menjual racun
tikus, Pak Den juga menjual alat menjerat tikus seperti jebakan jepit, jebakan
kurung, dan lem tikus. Pak den memulai pekerjaan uniuknya ini semenjak 4 tahun
yang lalu. Dengan ciri khas beliau yang berpakaian menggunakan kemeja, sarung
tangan, sepatu booth dan tentunya helm batok ini yang bertuliskan RCN ya
artinya yaitu racun, begitu juga dengan sepedanya yang di hiasi berbagai macam
aksesoris dan beberapa poster yang menarik.
Dalam hal ini bagaimana
Pak Den mempunyai strategi dengan para penjual racun tikus yang begitu sudah
banyak sekali di via online, tidak begitu capek mau mempromosikan kesana kemari
untuk menawarkan kepada khalayak masyarakat kota Palembang.
Dalam penelitian ini,
peneliti sudah melakukan komunikasi dan telah mewawancarai pak Dencik sebagai
penjual racun tikus. Pak Den biasa nama anggilannya setiap hari mengelilingi
kota Palembang mulai dari pukul 13.00 wib sampai dengan pukul 20.00 wib, saat di
tanya kenapa alasan pak Den memilih profesi ini ? Karena di sekitar kita masih
banyak terdapat tikus-tikus yang masih sangat menggangu seperti di rumah
tinggal, restoran, kantor dan lingkungan luas di manapun. Lalu mengapa dengan
cara unik ? Pak Den menjelaskan bahwa ini inisiatif sendiri, beliau ingin
melakukan sesuatu hal yang berbeda dari yang lain, suatu peluang tanpa saingan
walaupun hanya berjualan racun tikus yang harganya tidak seberapa ini.
Setiap hari pak Den
kurang lebih berhasil menjual racun tikus dan perangkat lainnya dengan
pendapatan rata-rata Rp.200.000 – Rp.300.000, dengan pengeras suara dan
dandanan yang unik memakai helm putih yang bertuliskan “RCN” singkatan dari
“RACUN”. Mengenakan sepatu Boot dan sarung tangan, pak Den selalau semangat
menjajakan dagangannya tanpa rasa malu yang akhirnya membuat seorang bapak dari
3 orang anak ini menjadi terkenal di kota Palembang.
