Pionir Public Relations Nasional
Ketika memulai usaha dibidang public relations di tahun 1987 tekadnya adalah membangun usaha jangka panjang dan sekarang Inke Maris & Associates sudah berusia 25 tahun, salah satu perusahaan dibidang ini yang terlama dan tertua, dibangun bersama suaminya Rizal Maris dan adik-adiknya, Alm.Hadi Natanegara dan Isma Natanegara, MBA.
Inke Maris layak disebut pelopor atau pionir bisnis di bidang industri jasa public relations(PR). Sebab pada saat itu perusahaan dan nilai-nilai PR masih belum begitu dimengerti di Indonesia. Perusahaan PR lokal praktis belum banyak tumbuh.
IM&A murni kreasi anak bangsa, berafiliasi dengan agensi asing hanya sebatas saling memanfaatkan jaringan bisnis masing-masing untuk mutual benefit.
Ketika itu, Inke Maris berpikir bahwa di Indonesia akan berkembang bisnis nasional, regional dan internasional. Sebelumnya, Indonesia seolah tertutup terhadap bisnis asing sebab masih lebih melihat ke dalam. Sejak tahun 1987 investasi mulai banyak masuk, pesat sekali perkembangannya di luar bisnis ‘tradisional’ perusahaan minyak asing.
Itulah yang dilihat Inke sebagai peluang, bagaimana memudahkan perjalanan bisnis asing agar berkembang dengan baik di Indonesia. Sebab jika itu terjadi pasti akan membawa manfaat banyak buat Indonesia, karena bisa belajar dari para pelaku bisnis asing tersebut. Dari Bisnis membuat mobil hingga bikin sepatu, bisnis restoran sampai bisnis telekomunikasi dan bisnis dunia maya ataupun , bisnis yang lain, dapat pula seiring ikut berkembang.
Dalam pandangan Inke, setiap organisasi bisnis, institusi atau pemerintah pasti mempunyai kewajiban serta kebutuhan untuk berkomunikasi dengan lingkungan. Dia pun lalu mendirikan Inke Maris & Associates (IM&A), tahun 1987, bergerak di bidang jasa pelayanan konsultasi komunikasi.
Pekerjaan pertama sebagai PR di tahun1988, adalah dipercaya menangani The World Grain Congress yang dihadiri oleh semua perusahaan penghasil gandum dan tepung terigu dari seluruh dunia, berlangsung di Indonesia, didukung oleh perusahaan gandum Bogasari. (Setelah itu, IM&A bertumbuh sedemikian rupa. Tidak hanya melayani lembaga dalam negeri atau nasional tetapi juga lembaga dan organisasi multinasional. Memang, IM&A didirikan untuk memberikan pelayanan yang terbaik, profesional, terpercaya, berintegritas, transparan dan bertanggungjawab sebab didukung oleh sebuah tim yang profesional dan terdidik.)
Di bawah kepemimpinan Inke Maris, IM&A yang dalam perjalanan singkatnya mampu tampil menjadi salah satu perusahaan komunikasi terbaik di negeri ini, membagi jasa pelayanannya ke dalam Corporate & Public Affairs, Financial Communications, Issues and Crisis Management, Marketing Communications dan Social Marketing.
Dalam perjalanannya IM&A menangani konperensi-konperensi internasional seperti Asian Auditor Generals Conference di Bali, Peluncuran pengiriman Gas Pertama dari P. Batam, dan p. Natuna ke Singapura, dengan dihadiri kepala negara dan kepala pemerintahan negara tetangga, Peresmian oleh Presiden RI Conoco’s Floating Production Storage and Offloading facility, juga Asia Pacific Ministerial Conference on Housing and Urban Development di Solo, th 2010 dan banyak lagi, Dalam hal Financial PR, IM&A menjadi penyelenggara Komunikasi pada Initial Public Offer, dan Roadshow ke kota-kota utama di Indonesia dan luar negri dalam rangka penawaran saham perdana Telkom, Aneka Tambang, BNI, Bank Mandiri, dan Bank BCA, selain itu, perusahaan-perusahaan swasta seperti Lautan Luas, dan Alam Sutera, property developer Gapura Perdana Prima dan banyak lagi (Hasil pencapaian Inke malah sangat jauh berbeda dalam 10 tahun terakhir, saat jasa PR mulai memasuki area baru komunikasi politik dan komunikasi pemerintah).
Itu lah versi saya Tokoh PR Favorit yang ada di negara Indonesia ,ternyata seorang wanita pun bisa menjadi public relations yang handal dan berkualitas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar